Jumat, 30 Desember 2016

Tugas Ujian Praktik Bahasa Indonesia

Nama         : Muthia Rismawati
Kelas         : XII IPS 3
No. Absen : 18

Tema pidato mengenai persiapan Indonesia menghadapi MEA (Masayarakat Ekonomi Asean)

Minggu, 04 Desember 2016

Teks Iklan

A.    Pengertian Iklan.
Iklan adalah berita yang dimaksudkan untuk mendorong masyarakat agar memenuhi permintaan di dalam iklan. Iklan dipasang di media massa seperti surat kabar dan majalah, di media elektronik seperti televise, radio, dan internet, atau di tempat umum.
B.     Struktur Teks Iklan.
Teks iklan memiliki struktur yang jelas, yakni orientasi, tubuh iklan, dan justifikasi. Struktur tersebut membangun keseluruhan iklan dengan baik.
C.    Fungsi Iklan.
1)      Menginformasikan iklan membuat konsumen sadar akan adanya produk baru.
2)      Membujuk.
3)      Mengingatkan.
4)      Memberikan nilai tambah kepada produk.
5)      Mendukung usaha promosi.
D.    Media Iklan.
1)      Internet.
2)      Radio.
3)      Televisi
4)      Koran.
5)      Pemasaran langsung.
6)      Majalah.
7)      Banner.
8)      Telephone.
E.     Jenis-jenis Iklan.
1.         Berdasarkan Sifatnya.
a)         Iklan niaga : untuk mempengaruhi masyarakat agar tertarik untuk membeli suatu produk.
b)         Iklan non niaga : untuk mempengaruhi masyarakat agar mempunyai rasa simpati. Contohnya : iklan layanan masyarakat.
2.         Berdasarkan Tujuannya.
a)         Iklan permintaan : agar mau bekerja sama dengan pihak yang mengiklankan.
b)         Iklan penawaran : ditunjukkan untuk menawarkan suatu produk kepada masyarakat.
c)         Iklan pengumuman : untuk memberikan pengetahuan.
3.         Bedasarkan ruangnya.
a)         Iklan baris : dalam sebuah kolom khusus tertentu.

Dibawah ini merupakan salah satu contoh iklan layanan masyarakat beserta struktur dan maknanya.


Struktur Teks
Teks
Orientasi
-
Tubuh Iklan
-
Justifikasi
Marilah hijau ini kita rawat bersama

Maknanya :

a)  Kata “Marilah hijau ini kita rawat bersama” merupakan ajakan kepada masyarakat untuk selalu menjaga lingkungan sekitarnya atau alam sekitarnya contohnya dengan cara tidak menebang pohon atau penggundulan hutan.

Senin, 31 Oktober 2016

Jalan Santai HUT Smada
           
        Smada menggelar jalan santai bersama dalam rangka memperingati HUT Smada yang ke 37. Acara ini diikuti oleh warga Smada dan warga di sekitar Smada, Minggu (16/10/2016).
         
       Acara tersebut dimulai sekitar pukul 07.05 WIB dan diawali dengan upacara pembukaan, Bapak Arief Fauzan, Kepala Sekolah SMAN 2 Magelang. Dalam upacara pembukaan, dilakukan penerbangan balon sebagai tanda dimulainya jalan santai.

     Rute jalan yang dilalui adalah Kampung Sanggrahan, RSU, Kodim, Jl. A. Yani, kemudian Samban. Di tengah perjalanan dibagikan kupon/nomor undian jalan santai yang nantinya akan diundi. Banyak siswa Smada dan warga sekitar yang berpatisipasi meramikan acara tersebut. Acara ini juga dikawal bapak polisi.
        
      Sesampainya di Smada acara pengundian hadiah berlangsung sangat meriah. Hadiah-hadiah yang diberikanpun sangat menarik seperti, sepeda, Magic Kom, kupon makan, dan masih banyak lagi. Ada juga stand-stand makanan yang disuguhkan yaitu Mie Cool, sosis, Pop Mie, Walls dan lain-lain, berderet menghadap ke panggung. Diramaikan juga dengan penampilan-penampilan band kelas.Diadakan juga lomba tumpengan yang diikuti oleh 3 perwakilan setiap kelas.
      Sebelum pulang, diadakan makan tumpengan bersama di setiap kelas. “Acara ulang tahun Smada kali ini lebih meriah dibandingkan tahun sebelumnya,” ujar Luke Kurnia siswa kelas XII IPS 3. Siswa sudah diperbolehkan pulang pada pukul 11.35 WIB.
Pahlawan Keluarga

            Partoyo lahir di Magelang pada tanggal 2 September 1961. Ia terlahir di keluarga yang begitu sederhana. Ia merupakan anak kedua dari enam bersaudara. Orang tuanya bernama Darmo Miharjo dan Suminen yang bekerja sebagai tukang kayu dan penjual gorengan. Sejak kecil beliau tinggal di Karang Kidul. Kemudian menginjak usia 12 tahun ia pindah ke Ngentak Kwayuhan.
            Ia bersekolah di SD Muhammadiah 1. Berangkat dan pulang sekolah ia berjalan kaki walaupun dulu masih jarang sekali yang mengenakan alas kaki. Usia pada masa itu, beliau selalu membantu kedua orang tuanya bekerja dan mengurusi adik-adiknya. Beliau selalu bersemangat bersekolah buktinya pada saat kelulusan SD, beliau bisa membuat harum nama sekolahnya karena beliau terdaftar sebagai siswa SMPN 1 Magelang.
            Seperti biasa beliau selalu belajar dengan sungguh-sungguh karena ingin sekali membanggakan kedua orang tuanya dan keluarganya. Teman-temannya yang berkecukupan dapat membeli buku untuk belajar. Walaupun beliau tidak sanggup untuk membeli buku, beliau mempunyai akal agar tetap bisa belajar dan berdaing dengan teman-temannya. Menginjak kelas 3 SMP beliau semakin serius untuk belajar dan akhirnya beliau bisa terdaftar masuk di SMAN 1 Magelang.
            Di masa SMA, beliau tetap belajar walaupun kedua orang tuanya mati-matian mencari nafkah untuk membiayai adik-adiknya bersekolah dan juga dirinya. Di kampung beliau juga berperan aktif sebagai anggota Karang Taruna. Kakaknya yang pertama sudah lulus sekolah dan sudah bekerja. Saat itu, beliau ingin sekali kuliah tapi tidak bisa terwujud.


            Akhirnya beliau mencari pekerjaan setelah lulus SMA. Beliau dan kakaknya bisa membantu meringankan beban kedua orang tuanya dan adik-adiknya. Setelah lama bekerja beliau terpikat pada seorang gadis yang bernama Dilah Mawarti yang pada sat itu merupakan tetangganya. Akhirnya, beliau menikah pada tahun 1991. Pada tahun 1994 mereka di karuniai anak laki-laki bernama Riswandha Prasdiatmaja yang insyallah lulus kuliah dari Universita Diponegoro pada tahun 2016. Pada tahun 1999 mereka dikaruniai seorang anak perempuan yang bernama Muthia Rismawati yang insyallah akan lulus sekolah dari SMAN 2 Magelang tahun 2017.